Saya lahir dua puluh dua tahun
yang lalu.Saya suka berkhayal,terhadap suatu apapun yang saya inginkan.Duduk
termenung membayangkan saya duduk dibalik meja kerja dalam meuseum dengan
beberapa kertas dokumen dari zaman Firaun,atau berlari dari sudut lapangan
merayakan gol semata wayang untuk klub sepak bola favorit,Manchester
United.Sepanjang waktu dipenuhi dengan khayalan.Mungkin hanya itu yang dapat
saya lakukan.
Nah,kali ini saya ingin berbagi tentang apa yang ada dalam
fikiran saya.Tidak muluk-muluk,hanya sebatas pada hal yang mungkin pernah Anda
khayalkan juga.
Saya punya dua orang teman.Mereka
akrab.Saling berbagi cerita,menangis dan tertawa bersama.Seorang dari mereka
sering memperlihatkan pesan-pesan singkat dari temannya itu di telepon selulernya.Sangat
akrab.Suatu ketika,salah seorang dari mereka harus melanjutkan pendidikan ke
jenjang yang lebih tinggi,di luar daerah.Hal ini menuntut keduanya untuk
berpisah.Ketika hari keberangkatannya,dia masih sempat memperlihatkan pesan
dari temannya itu,penuh dengan harapan-harapan agar dia tidak melupakannya juga
emoticon-emoticon tangis.Si empunya
telepon genggam itu pun membalas pesannya dengan meyakinkan bahwa dialah
sahabat yang paling dia sayangi,satu-satunya.Beberapa bulan belalu setelah keberangkatannya.Saya
masih ingat kejadian emoticon-emoticon tangis dari pesan itu.Ini pertanda tak
bakal ada perpisahan.Istilahnya “jauh dimata,dekat dihati”.Selang beberapa
tahun,dengan masa-masa yang telah dilalui masing-masing di tempat yang berbeda,dia
pulang dari pendidikannya,untuk sementara waktu.Saya yang masih ingat kejadian
pesan itu,dengan detil-detilnya,tidak menemukan ada suatu kejadian yang sama
seperti ketika mereka berpisah.Seakan tidak ada terjadi apa-apa diantara mereka.Pertanyaannya,apa
yang memisahkan mereka? Kenapa keadaan berubah berbanding terbalik?
Dalam ilmu mantiq (logika arab)
ada sebuah contoh tentang natijah (konklusi)
dari dua muqaddimah (premis) yaitu; العلم متغير ، كل المتغير حادث = العلم حادث , yang
artinya; ‘Alam itu berubah (premis 1),setiap yang berubah itu baharu (premis 2),oleh
karena itu di tarik kesimpulan (konklusi); ‘Alam itu baharu.Jangan fikirkan
tentang ilmu mantiq.Yang menarik perhatian saya adalah pada muqaddimah (premis)
pertama,’alam itu berubah.’Alam disini bukan yang pernah kita pelajari di IPA
Sekolah Dasar,atau ‘alam menurut para ekolog yaitu biosfer.’Alam adalah segala
sesuatu yang selain Allah SWT.Maka masuk kedalam kata-kata ‘alam itu sekalian
manusia,waktu,dan tempat. Kita akan menganalisa cerita diatas dari tiga hal
tersebut,manusia,waktu,dan tempat.
Time will heal,waktu
akan menyembuhkan.Pula akan melupakan (membuat lupa).Bagi Anda yang pernah
menduduki bangku SMA tentu pernah merasakan pahitnya perpisahan.Pada hari
terakhir kita berjumpa, bermacam-macam harapan keluar dari pekataan.”Saya tidak
akan melupakanmu” dan sebagainya.Tapi selang beberapa bulan,kejadian akan
berubah.Walaupun sesekali ada diadakan reuni tapi Anda tidak akan
berbohong,kejadiannya tidak akan pernah sama dengan semasa ketika SMA.Nah,ini
masalah tempat pula.Kita yang telah
tamat dari SMA,pasti akan melanjutkan kehidupan.Entah itu belajar ke
universitas,atau langsung mencari pekerjaan,bahkan langsung menikah.Ini
menuntut kita untuk berada pada tempat yang berbeda.Ketika berkumpul
kembali,ke-canggung-an akan jelas kelihatan.Semua dari kita (manusia) telah berubah,dipengaruhi oleh
tempat tinggal,kehidupan sosial kita yang baru.Maka ketika berpisah,jangan
sepenuhnya mengharap seseorang akan sama ketika dia kembali.Waktu akan
mengubahnya,begitu pula Anda.Tempat akan membuat dia berbeda,begitu pula
Anda.Dan hakikat kita sebagai ‘alam (manusia) juga akan berubah.Hal terpenting
yang harus kita lakukan ketika itu adalah menerima kenyataan bahwa kita telah berubah.Terima dia,teman Anda
sebagai sosok yang baru.Jangan pernah meminta dia untuk menjadi dia yang
dulu.Karena ini berlawanan dengan hakikat makna ‘alam.Disanalah letak
kebijaksanaan Anda.Kata “perpisahan bukanlah akhir” memang benar adanya,tetapi
Anda harus bisa menerima perubahan.Yang tetap adalah perubahan.Yang tidak
pernah berubah adalah Allah.
Great Post..
ReplyDelete