“Aku tidak punya waktu.Aku tidak
punya waktu untuk mengkhawatirkan kenapa
itu terjadi.Itu memang sudah begitu.Kami direkayasa secara genetik agar penuaan
berhenti pada usia 25 tahun,Masalahnya usia kami tinggal setahun lagi.Kecuali
kami punya tambahan waktu.Saat seperti ini waktu adalah uang.Kami dapatkan,lalu
kami habiskan.Orang kaya bisa hidup selamanya,sementara yang lain?Aku hanya
igin bangun dengan waktu lebih banyak ditangan dari pada waktu sehari”
Itulah potongan monolog yang
terdapat dalam film In Time.Film yang
dibintangi Justin Timberlake bersama Amanda Seyfried.Walau hanya fiksi,tapi
cukup memberi pelajaran bagi kita untuk menghargai waktu.Dalam film
tersebut,setiap tokoh memiliki jam hidupnya di tangan.Mereka cukup melihat
kepadanya dan mengetahui kapan mereka harus mati.Hal ini membuat mereka begitu
menghargai waktu yang mereka miliki walaupun sehari.
“Ada banyak hal yang bisa dilakukan dalam
sehari”.Apa yang dikatakan Will Sales ini mungkin bisa kita tafsirkan
dengan luas.Daripada mengeluhkan suatu keadaan,jaringan telepon seluler yang
lambat,misalnya,waktu tersebut bisa kita gunakan untuk membaca buku,majalah,dan
sebagainya.Daripada mengeluhkan suatu pekerjaan,lembur yang menyita waktu
libur,misalnya,bisa kita manfaatkan untuk hal-hal yang lebih penting.Kita
mungkin tidak akan hidup untuk kedua kalinya di dunia,menghabiskan waktu hanya
untuk mengeluh akan mengurangi kuota umur kita secara sia-sia.Analoginya,Anda
hanya punya pulsa cukup untuk satu kali mengirim pesan,apakah itu akan Anda
gunakan hanya untuk sebuah ucapan selamat pagi? Atau seorang tentara yang terjebak
dalam markas musuh hanya memiliki sebutir peluru dalam pistolnya,apa yang
terjadi jika peluru tersebut hanya digunakan untuk menembak keatas?
Dari
sisi lain,waktu yang kita berada didalamnya sekarang,harus benar-benar
disyukuri.Misalnya,Anda berandai,Anda lebih baik hidup pada zaman Nabi Muhammad
dari pada hidup zaman sekarang yang dimana-mana terjadi pertikaian antar sekte
agama Islam.Apakah Anda menyadari,bagaimana jika benar-benar hidup pada saat
itu,tapi Anda berada dipihak yang menentang Nabi Muhammad? Maka lebih baik bagi
kita untuk mensyukuri kehidupan sekarang yang dikaruniai iman dan berada
dipihak Nabi.
Sebenarnya
kita bisa benar-benar hidup bahagia,bila waktu (umur) yang sudah kita peroleh
ini digunakan untuk hal-hal yang membahagiakan kita,dan menyadari akan
ketidaksempurnanya manusia.Kita tidak harus sempurna untuk jadi bahagia,tapi menerima segala hal, suka atau
tidak,dengan senang,akan setidaknya membuat kita bahagia.Bacalah buku-buku yang
bisa memotivasi Anda,terbukalah terhadap hal-hal yang belum pernah Anda
coba.Masalah anda mungkin tidak akan pernah selesai dengan cara yang Anda
inginkan.”Banyak jalan menuju Roma”.Terus
mengeluh dengan keadaan Anda mungkin tidak akan prnah menyelesaikan
apa-apa.Waktu sedemikian berharga dihabiskan untuk memprotes hasil karya Allah
yang ada pada diri kita.Bila saatnya waktu Anda akan menunjukkan digit 00:00:00:00:00:00, Namun Anda masih saja mengeluh,hal itu tidak akan menambah
kuota umur Anda.Kita bisa melakukan banyak hal dalam sehari.

No comments:
Post a Comment