Wujuduha
ka ‘adamiha
Adanya
seperti tiadanya,dalam matematika pernyataan ini bisa di bandingkan dengan
penjumlahan antara -1+1= 0 .
Seimbang,begitu
pula kehidupan kita di dunia.Segala sesuatu kejadian yang kita lalui sebenarnya
hanya -1+1=0,tidak perlu terlalu memperhatikan -1 (analogi dari hal negatif
atau kekurangan kita) atau terlalu fokus kepada +1 (hal-hal yang positif
seperti kelebihan kita) sehingga membuat kita sombong dan mabuk kepayang.Kedua
hal tersebut hanyalah 0.Semua manusia di dunia ini adalah perwujudan dari
0.Bilangan +1 yang kita miliki menutupi -1 yang ada pada manusia lain,bilangan
-1 yang kita miliki ditutupi oleh +1 yang ada pada manusia lain,hasilnya?
Nol.Seimbang bukan?
Bilangan
0 adalah bilangan keseimbangan.Dalam garis bilangan,semua dimulai dari 0,apakah
hendak menuju ke bilangan positif,atau negatif.Analogi yang tepat bagi
kehidupan kita.Kita tidak perlu pesimis,merasa rendah ketika berhadapan dengan
manusia yang lebih dari sisi finansial,pendidikan,ekonomi.Karena mereka mungkin
menyandang bilangan -1 dari sisi
kedekatan dengan alam,begitu pula sebaliknya.Anda dipuji,ini mungkin sisi +1
yang sedang diperhatikan.Anda dicela,sisi -1 Anda yang sedang dibicarakan.Semua
itu hanya 0.Jadi berusahalah tampil dengan seadanya.Apa yang mungkin Anda
berikan dengan kelebihan Anda,berikanlah kepada orang lain.Apa yang mungkin
Anda terima dari kelebihan orang lain untuk menutupi kekurangan
Anda,terimalah.Tidak perlu Idealis,bila kita terus mempertahankan
kekurangan,hasilnya tetap tidak positif {-1+(-1)= -2} ,bahkan bertambah nilai
ke-negatif-annya.
Hidup
hanya soal cara pandang.Pikiran kita berkontribusi penuh pada kehidupan
kita.Anda hanya perlu memilih apa yang hendak Anda pikirkan.Yang negatifkah
atau yang positif.Mungkin kita tidak dapat menghindari pikiran negatif,tapi
cobalah untuk berdamai dengannya.Kita bukanlah makhluk sempurna,dan kita tidak
wajib untuk menjadi sempurna.Lakukan saja apa yang mampu,dan tinggalkan yang
diluar kemampuan kita.Inilah makna berdamai dengan hidup.Bila begini cara
pandang Anda,selalu ada hal baru yang membuat Anda bahagia.Anda akan begitu
menghargai hal-hal kecil,menganggapnya sebagai anugerah dari Tuhan.Dari sinilah
timbul rasa syukur.Tidak masalah Anda memasang target yang diluar
kemampuan,tapi salah satu cara yang terbaik untuk itu adalah berusaha dengan
kemampuan yang kita miliki buat mendapatkannya,bukan meratapi karena kita tak
kunjung memperolehnya.
Anda memutuskan untuk menikmati
kehidupan ini atau justru terus mengharapkan hal-hal yang belum ada ditangan
Anda,ini pilihan.Karena yang membuat masalah Anda adalah Anda
sendiri,kendalinya ada pada diri Anda,mereka yang di sekeliling hanyalah
pembantu jalannya cerita hidup Anda.Jadi,mari nikmati kehidupan karena kita
mengisi kekurangan orang lain,dan kita mennerima kelebihan dari orang lain atas
kekurangan kita,dan hasilnya; draw (seri) tak ada perdebatan panjang untuk ini.


No comments:
Post a Comment