Wednesday, 12 October 201620:44:00
Malam Tak Bersalah
By Akbar Rafsanjani
Wednesday, 12 October 2016
Malam tak bersalah
Patah sudah ceria
Ada yang membenci air?
Mata pun kadang mengeluarkannya
Masih ingat aku tatapanmu
Berdua kami duduk terpaku
Lidah beku tak gerak kelu
Tangan terjulur kami dipangku
Air menghentikanku Bapak
Bagaimana kutulis ini sajak
Jika ingatku akan wajah sendu
Yang tak pernah memerah biru
Sempurna
Kasih sayang bak purnama
Dirimu itu pelita
Dan telah padam seketika
Sekarang
Semua berbeda
Alam barzakh dan dunia
Selapis tanah bahkan nun jauh tak terkira
Aku berhenti
Sungguh ingin berhenti
Untuk apa kutulis lagi
Biar saja sendiri
Mati dalam sepi
Karena dirimu telah pergi
Tempatku memandang
Menenteramkan hati
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment